Kalkulator Diskon
Hitung potongan promo, nominal hemat, dan harga bersih transaksi.
Tentang Kalkulator Diskon
Kalkulator Diskon menghitung potongan harga, nominal penghematan, dan harga bersih yang harus dibayar. Rumus dasarnya sederhana: harga bersih sama dengan harga awal dikalikan satu dikurangi persentase diskon.
Alat ini membantu ketika diskon bertingkat ditawarkan, misalnya potongan berturut-turut dari toko lalu dari kartu kredit. Diskon bertingkat tidak dapat dijumlahkan langsung: potongan kedua dihitung dari harga setelah potongan pertama.
Cara memakai Kalkulator Diskon
- Masukkan harga awal barang sesuai label harga sebelum potongan.
- Isi persentase diskon pertama yang berlaku di toko.
- Tambahkan diskon kedua atau ketiga bila ada, misalnya potongan tambahan dari penyedia pembayaran.
- Baca hasil harga bersih dan nominal penghematan, lalu bandingkan dengan harga total yang tertulis di kasir.
Contoh pemakaian di pekerjaan sehari-hari
Menghitung diskon bertingkat
Barang seharga Rp 500.000 dengan diskon 30 persen lalu tambahan 10 persen tidak sama dengan diskon 40 persen. Setelah diskon pertama harga menjadi Rp 350.000, dan diskon kedua menyisakan Rp 315.000.
Memeriksa tagihan saat kasir tidak sesuai
Hitung sendiri harga bersih sebelum ke kasir, supaya selisih akibat salah penerapan promo dapat diketahui langsung saat masih di toko.
Batasan yang perlu Anda tahu
- Perhitungan tidak memperhitungkan pajak, biaya layanan, atau pembulatan harga yang diterapkan penjual.
- Harga setelah diskon tidak menunjukkan apakah harga awal memang harga wajar pasar; potongan besar pada harga yang dinaikkan lebih dulu tetap bukan penghematan nyata.
- Diskon bertingkat bisa berbeda dasarnya antar penyedia. Ada promo yang menghitung potongan tambahan dari harga asli, bukan dari harga setelah potongan.
- Untuk belanja daring, biaya kirim dan biaya administrasi di luar diskon tidak dihitung di sini.
Pertanyaan yang sering muncul tentang kalkulator
- Apakah diskon 30 persen lalu 10 persen sama dengan 40 persen?
- Tidak. Hasilnya 37 persen dari harga awal, karena potongan kedua dihitung dari harga yang sudah dipotong. Semakin besar diskon pertama, semakin kecil pengaruh diskon kedua terhadap harga awal.
- Bagaimana cara menghitung diskon tanpa kalkulator?
- Ambil sepuluh persen dari harga dengan menggeser koma, lalu kalikan sesuai besaran diskon. Untuk diskon 25 persen, sepuluh persen dikali dua ditambah lima persen.
- Apakah harga hemat sudah termasuk pajak?
- Tidak. Nominal hemat menunjukkan selisih harga barang saja, sedangkan pajak dan biaya tambahan dihitung dari harga bersih sesuai ketentuan penjual.