Bos Microsoft Sebut PHK Massal Xbox Sebagai Bentuk Efisiensi
Guys, kabar dari dapur hijau Microsoft beneran bikin dahi mengernyit. Di tengah gelombang badai PHK yang menghantam ribuan developer game, CEO Microsoft Satya Nadella justru menyebut pemangkasan ini sebagai langkah penataan yang bagus.
Komentar Santai di Tengah Badai PHK
Bicara blak-blakan di acara Sources Podcast bareng Alex Heath, Satya Nadella membagikan pandangannya soal divisi gaming mereka. Menurutnya, proses perampingan organisasi yang dieksekusi oleh manajemen dan CEO Xbox Asha Sharma adalah hal yang positif untuk disaksikan. Nadella berdalih langkah pahit ini demi menciptakan model bisnis yang berkelanjutan bagi ekosistem Xbox ke depannya.
Jujur deh, ucapan ini terasa kontras banget sama realitas pahit di lapangan. Divisi Xbox baru saja memangkas 1.600 tenaga kerja pada bulan Juli lalu, disusul perombakan struktur organisasi lanjutan beberapa hari lalu. Banyak talenta berbakat yang mendadak kehilangan meja kerja mereka dalam hitungan bulan.
Target Pertumbuhan dan Deretan Studio Korban
Nadella menegaskan Microsoft masih punya portofolio IP raksasa dan yakin mereka sanggup merilis game-game jempolan. Visi utamanya tetap menjadi publisher sekaligus penyedia platform yang kokoh di PC dan konsol. Pihak manajemen memasang target agar Xbox kembali mencatatkan pertumbuhan finansial pada tahun fiskal berikutnya lewat strategi baru ini.
Tapi ongkos yang harus dibayar komunitas gamer dan developer jelas mahal banget. Langkah restrukturisasi agresif ini menyenggol nama-nama studio legendaris. Tim berbakat di balik Double Fine dan Ninja Theory terkena dampak perampingan, sementara studio kawakan sekelas id Software juga harus melewati reorganisasi internal yang bikin cemas para fans setia.
Masa Depan Brand Xbox yang Terus Bergeser
Gila sih kalau dipikir-pikir, arah bisnis konsol sekarang benar-benar berubah haluan. Xbox bukan lagi sekadar jualan mesin plastik di bawah TV, tapi mengejar angka langganan dan efisiensi belanja korporat. Nadella optimis rencana Asha Sharma bakal jalan mulus, tapi para gamer tentu bertanya-tanya soal nasib game single player ambisius yang butuh waktu garap lama.
Bagi gamer PC dan konsol, kondisi industri saat ini memang sedang tidak baik-baik saja. Kalau studio bertalenta terus disusutkan demi angka laporan keuangan, kita cuma bisa berharap kualitas game yang meluncur nanti nggak ikutan disunat habis-habisan.
- Satya Nadella menyebut langkah perampingan tim di Xbox yang dipimpin Asha Sharma sebagai hal yang positif.
- Xbox memangkas 1.600 pekerja pada Juli lalu sebelum merombak struktur organisasi lagi pekan ini.
- Studio besar seperti Double Fine, Ninja Theory, dan id Software ikut terdampak oleh restrukturisasi bisnis ini.
- Microsoft menargetkan divisi gaming Xbox kembali tumbuh pada tahun fiskal berikutnya.
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Berapa banyak pekerja yang terkena PHK di Xbox baru-baru ini?
Divisi gaming Xbox tercatat melepas 1.600 pekerja pada Juli lalu sebelum kembali melakukan penyesuaian staf tambahan.
Siapa saja studio game yang terkena dampak restrukturisasi Microsoft?
Studio yang terkena imbas langsung maupun reorganisasi tim meliputi Double Fine, Ninja Theory, hingga kreator Doom, id Software.
Sumber
Ringkasan otomatis dari sumber di atas, tidak ditinjau redaksi manusia. Selalu buka sumber asli untuk informasi lengkap.