Breaking News

Double Fine Kini Mandiri, Pegang Penuh Hak Cipta Game Mereka

Double Fine resmi kembali menjadi studio independen setelah berpisah dari Microsoft awal tahun ini. CEO Tim Schafer mengonfirmasi bahwa mereka kini memegang penuh hak kekayaan intelektual serta hak penerbitan untuk seluruh katalog game yang mereka garap selama tujuh tahun bernaung di bawah Xbox.

GM

Dipublikasikan 22 August 2026, 10:33 WIB · Diperbarui 24 September 2026, 11:08 WIB · Sumber: Eurogamer · Halaman ini adalah ringkasan otomatis dari sumber di atas dan belum ditinjau redaksi manusia.

Double Fine Kini Mandiri, Pegang Penuh Hak Cipta Game Mereka
Visual: Liputan Game Global via Eurogamer (Sat, 22 Aug 2026)

Hak Cipta Kembali ke Tangan Developer

Dalam wawancara di Kinda Funny Games, Tim Schafer menjelaskan bahwa proses transfer hak cipta telah rampung. Game seperti Psychonauts 2, Keeper, dan Kiln kini sepenuhnya berada di bawah kendali studio.

Meskipun ada beberapa judul yang masih dalam proses administrasi dengan pihak Xbox, Schafer menegaskan bahwa status kepemilikan tersebut akan segera beralih sepenuhnya ke Double Fine dalam waktu dekat.

Dampak Finansial Bagi Studio

Pembelian game dari katalog lama Double Fine kini memberikan dampak langsung bagi operasional studio. Pendapatan dari penjualan tersebut akan digunakan untuk memperpanjang durasi operasional atau runway perusahaan setelah menjadi entitas mandiri.

Schafer mendorong para penggemar untuk terus mendukung studio dengan cara membeli game mereka. Dukungan finansial ini menjadi krusial bagi keberlangsungan tim setelah melewati masa transisi reorganisasi internal.

Langkah Strategis Pasca Restrukturisasi

Double Fine berencana menghidupkan kembali Amnesia Fortnight sebagai proyek Kickstarter mulai 31 Agustus hingga akhir September. Acara ini melibatkan partisipasi pendukung untuk memilih prototipe game yang bakal dikembangkan menjadi proyek penuh.

Keputusan ini merupakan bagian dari adaptasi studio setelah restrukturisasi besar-besaran di divisi Xbox yang diumumkan CEO Asha Sharma pada Juli lalu. Langkah ini mencakup pengurangan sekitar 3.200 posisi di seluruh divisi Xbox.

Tantangan dan Masa Depan Studio

Sebelum kembali independen, Double Fine harus melakukan efisiensi dengan memangkas sekitar seperempat dari total 90 anggota timnya. Langkah ini diambil agar ukuran studio tetap berkelanjutan sesuai dengan kondisi finansial pasca perpisahan.

Selain Double Fine, studio Compulsion Games yang dikenal lewat We Happy Few dan South of Midnight juga mengalami nasib serupa. Mereka kini beroperasi secara mandiri dengan tetap memegang hak atas kekayaan intelektual milik mereka sendiri.

Key Takeaways / Rangkuman Cepat
  • Double Fine kini memegang penuh hak cipta dan hak penerbitan game mereka setelah pisah dari Xbox.
  • Amnesia Fortnight akan kembali lewat kampanye Kickstarter pada 31 Agustus hingga akhir September.
  • Restrukturisasi Xbox pada Juli 2026 berdampak pada 3.200 posisi dan memandirikan beberapa studio termasuk Double Fine dan Compulsion Games.

Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)

Apakah membeli game lama Double Fine masih menguntungkan studio?

Ya, Tim Schafer mengonfirmasi bahwa pendapatan dari penjualan game tersebut kini masuk ke kantong studio dan membantu keberlangsungan operasional mereka.

Berapa banyak staf yang dikurangi oleh Double Fine saat transisi?

Studio tersebut melakukan pemangkasan sekitar seperempat dari total 90 anggota tim mereka agar mencapai ukuran yang lebih berkelanjutan.

Sumber

Ringkasan otomatis dari sumber di atas, tidak ditinjau redaksi manusia. Selalu buka sumber asli untuk informasi lengkap.

Ketik kata kunci untuk mencari di 35+ berita game...