PC & Indie

Talon Towers Hadirkan Sensasi Parkour Mirip Karya Fumito Ueda

Pecinta game atmosferik misterius macam Shadow of the Colossus atau Ico wajib merapat. Sebuah judul platformer baru bernama TALON TOWERS baru saja unjuk gigi dengan konsep panjat menara raksasa di atas lautan kabut yang mematikan.

GM

Dipublikasikan 27 September 2026, 06:01 WIB · Sumber: Rock Paper Shotgun · Halaman ini adalah ringkasan otomatis dari sumber di atas dan belum ditinjau redaksi manusia.

Talon Towers Hadirkan Sensasi Parkour Mirip Karya Fumito Ueda
Visual: Liputan Game Global via Rock Paper Shotgun (Sat, 26 Sep 2026)

DNA Arsitektur Kuno yang Menghipnotis

Game ini digarap oleh Jan Malitschek, sosok jenius di balik game panjat sudut pandang pertama yang brutal, BETON BRUTAL. Kali ini Malitschek menggandeng Quinn K. dari tim Blanksword serta Hyphinett yang sebelumnya menggarap If Found. Kolaborasi ini melahirkan lanskap dunia megah yang langsung mengingatkan kita pada sentuhan khas kreator legendaris Fumito Ueda.

Visual dunianya dipenuhi struktur menara usang yang menjulang tinggi menembus hamparan kabut tanpa dasar. Setiap sudut bangunannya memancarkan aura masa lalu yang runtuh dan sunyi, bikin kita penasaran kenapa rute parkour serumit ini bisa dibangun di tempat setinggi itu.

Mekanik Gerakan Luwes dan Menantang Adrenalin

Koleksi gerakan karakter di game ini beneran melimpah dan menuntut refleks jempol kalian. Karakter pemain dibekali kemampuan berlari, memanjat dinding, berayun di monkeybar, wallrun, wallkick, meniti tali gantung sempit, sampai merayap di lorong kecil. Variasi kontrol yang ekspresif ini membuat setiap manuver terasa sangat luwes sekaligus rawan blunder.

Jalur pijakan yang ditawarkan super sempit, jadi satu langkah salah bakal langsung bikin karakter terjun bebas ke dalam pekatnya kabut. Gameplay semacam ini jelas bakal menguji kesabaran gamer yang suka tantangan platforming presisi tingkat dewa.

Bumbu Teror Kejaran Bayangan Gelap

Nggak cuma melompat santai menikmati pemandangan abu-abu, cuplikan perdananya memperlihatkan segmen aksi yang memompa jantung. Pemain bakal dikejar oleh entitas misterius berkecepatan tinggi, menghadirkan atmosfer tegang yang mirip bab kedua game Celeste saat Madeline dikejar bayangannya sendiri.

Nuansa kejaran sosok gelap ini juga membawa kilas balik ke momen menegangkan di game Ico saat Yorda ditarik oleh makhluk bayangan. Perpaduan antara seni platforming rumit dan tensi survival di ketinggian ini bikin TALON TOWERS jadi salah satu judul indie yang paling layak masuk wishlist gamer.

Key Takeaways / Rangkuman Cepat
  • TALON TOWERS merupakan proyek kolaborasi Jan Malitschek (BETON BRUTAL), Quinn K., dan Hyphinett.
  • Visual game mengusung arsitektur kuno dan misterius yang terinspirasi kuat dari karya Fumito Ueda.
  • Karakter dibekali sistem parkour lengkap mulai dari wallkick, monkeybar, panjat tebing, hingga jalan di atas tali sempit.
  • Terdapat segmen kejaran menegangkan yang mengingatkan pada mekanik pengejaran di Celeste dan Ico.

Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)

Siapa developer di balik pembuatan game TALON TOWERS?

Game ini dikembangkan oleh Jan Malitschek yang berkolaborasi dengan Quinn K. dari Blanksword dan Hyphinett dari proyek If Found.

Kemampuan apa saja yang dimiliki pemain saat menjelajahi menara?

Pemain bisa lari, memanjat, wallrun, wallkick, berayun di monkeybar, merayap, serta menyeimbangkan badan di atas tali titian sempit.

Sumber

Ringkasan otomatis dari sumber di atas, tidak ditinjau redaksi manusia. Selalu buka sumber asli untuk informasi lengkap.

Ketik kata kunci untuk mencari di 35+ berita game...